Kamis, 06 Januari 2011

komputer dalam bidang psikologi pendidikan

Komputer Dalam bidang Pendidikan

Edwina Hangganararas

12509108

1PA05

UNIVERSITAS GUNADARMA

2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Y.M.E karena atas izin dan anugerahnya saya dapat menyelesaikan makalah saya yang berjudul komputer dalam bidang psikologi pendidikan Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada ibu Retna Ningsih selaku dosen mata kuliah Psikologi dan Teknologi Internet, serta pihak-pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Saya berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi pihak yang membacanya. Kami sadar bahwa terdapat banyak kekurangan dalam makalah ini, maka dari itu kami mengharapkan agar kami diberi saran maupun kritik yang membangun agar kami bisa membuat makalah yang lebih baik lagi untuk selanjutnya.

Penyusun,5 Januari 2011

DAFTAR ISI



Kata Pengantar………………………………………………………………………….i

Daftar Isi………………………………………………………………………………..ii

Bab I Pendahuluan……………………………………………………………………... 1

A. Latar Belakang Masalah……………………………………………………..1

B.Rumusani Masalah……………………………………………………….....2

Bab II Pembahasan……………………………………………………………………...3

Bab III Penutup…………………………………………………………………………5


Kesimpulan……………………………………………………………….....5


Daftar Pustaka………………………………………………………………………….iii

BAB I


PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


PENGERTIAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan proses tiada henti sejak manusia dilahirkan hingga akhir hayat. Bahkan banyak pendapat mengatakan bahwa pendidikan sudah dimulai sejak manusia masih berada dalam kandungan (pra-natal). Pastinya, proses pendidikan akan dan harus dialami dan dijalani oleh setiap manusia di setiap waktu. Masa usia dini (2 – 5 tahun) adalah salah satu fase pendidikan yang dijalani oleh manusia. Masa ini merupakan masa pendidikan yang lebih terfokus pada psikomotor anak serta penanaman akhlaq dan sikap hidup anak didik. Psikologi pendidikan sebagai salah satu cabang ilmu psikologi, memberikan kontribusi penting pada proses pendidikan anak usia dini. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sudah sejak lama bidang psikologi pendidikan telah digunakan sebagai landasan dalam pengembangan teori dan praktek pendidikan dan telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pendidikan, diantaranya terhadap pengembangan kurikulum, sistem pembelajaran dan sistem penilaian.

Teknologi pendidikan keberadaanya sudah cukup lama, yaitu di era pertengahan 1970-an. Namun saat ini masih banyak tenaga pendidik yang kurang begitu memahami apalagi menerapkannya dalam dunia pendidikan. Bahkan tidak dapat dipungkiri, masih banyak orang yang memiliki persepsi yang keliru terhadap disiplin ini. Mereka beranggapan bahwa teknologi pendidikan hanya mengenai televisi, computer atau penggantian peran guru oleh seperangkat teknologi di kelas


B. RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang masalah yang ditulis maka masalah yang timbul dapat diidentifikasi sebagi berikut.
1. Apa yang dimaksud dengan psikologi pendidikan?
2. Apa yang dimaksud dengan pendidikan anak usia dini?
3. Bagaimana peranan psikologi pendidikan pada pendidikan anak usia dini?
4. Dan apakah teknologi berpengaruh terhadap pendidikan ?

BAB II

Pembahasan


A. PSIKOLOGI PENDIDIKAN


Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental.
Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an.) Tetapi, orang di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Setelah itu St. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Descrates (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas—Leibnits, Hobbes, Locke, Kant, dan Hume—memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Wilayah Aplikasi psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. walaupun demikian, belum terbiasanya orang-orang indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah aplikasi ini rancu. misalnya, seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan, atau sebaliknya.

B. Pengertian komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi" Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer.

Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.

Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.

Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.

  • Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.
  • Menurut Blissmer [2], komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
    - menerima input
    - memproses input tadi sesuai dengan programnya
    - menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
    - menyediakan output dalam bentuk informasi
  • Sedangan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.

Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan suatu informasi, maka diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan. Hardware tidak akan berfungsi apabila tanpa software, demikian juga sebaliknya. Dan keduanya tiada bermanfaat apabila tidak ada manusia (brainware) yang mengoperasikan dan mengendalikannya.

  1. Hardware atau Perangkat Keras: peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa djamah.
  2. Software atau Perangkat Lunak: program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data.
  3. Brainware: manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer.

Penggolongan Komputer

Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tigal hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya.

Berdasarkan Data Yang Diolah

  1. Komputer Analog
  2. Komputer Digital
  3. Komputer Hybrid

Berdasarkan Penggunannya

  1. Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
  2. Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)

Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya

  1. Komputer Mikro (Micro Computer)
  2. Komputer Mini (Mini Computer)
  3. Komputer Kecil (Small Computer)
  4. Komputer Menengah (Medium Computer)
  5. Komputer Besar (Large Computer)
  6. Komputer Super (Super Computer)

Berdasarkan Generasinya

  1. Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
  2. Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
  3. Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
  4. Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)
  5. Komputer Generasi Kelima

C.TEKNOLOGI

Teknologi Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).



BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Bahwa peranan Teknologi komputer sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan dan bukan hanya dunia pendidikan di usia dewasa di usia dini juga berpengaruh.

Teknologi di pendidikan di gunakan saat miasalnya dalam mengerjakan tugsa sekolah,mencari cari informasi dan lain-lain

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi; di akses 5 Januari 2011

http://kamusilmu.com/?p=81; di akses 5 Januari 2011

http://www.psikologizone.com/topic/komputer-dan-psikologi ; diakses 5 Januari 2011

http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer; di akses 5 Januari 2011

Edwina Hangganararas

12509108

1PA05

UNIVERSITAS GUNADARMA

2011

KATA PENGANTAR

Puji syukur saya ucapkan kepada Tuhan Y.M.E karena atas izin dan anugerahnya saya dapat menyelesaikan makalah saya yang berjudul komputer dalam bidang psikologi pendidikan Ucapan terimakasih juga kami sampaikan kepada ibu Retna Ningsih selaku dosen mata kuliah Psikologi dan Teknologi Internet, serta pihak-pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Saya berharap semoga makalah ini bermanfaat bagi pihak yang membacanya. Kami sadar bahwa terdapat banyak kekurangan dalam makalah ini, maka dari itu kami mengharapkan agar kami diberi saran maupun kritik yang membangun agar kami bisa membuat makalah yang lebih baik lagi untuk selanjutnya.

Penyusun,5 Januari 2011

DAFTAR ISI



Kata Pengantar………………………………………………………………………….i

Daftar Isi………………………………………………………………………………..ii

Bab I Pendahuluan……………………………………………………………………... 1

A. Latar Belakang Masalah……………………………………………………..1

B.Rumusani Masalah……………………………………………………….....2

Bab II Pembahasan……………………………………………………………………...3

Bab III Penutup…………………………………………………………………………5


Kesimpulan……………………………………………………………….....5


Daftar Pustaka………………………………………………………………………….iii

BAB I


PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah


PENGERTIAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN
Pendidikan merupakan proses tiada henti sejak manusia dilahirkan hingga akhir hayat. Bahkan banyak pendapat mengatakan bahwa pendidikan sudah dimulai sejak manusia masih berada dalam kandungan (pra-natal). Pastinya, proses pendidikan akan dan harus dialami dan dijalani oleh setiap manusia di setiap waktu. Masa usia dini (2 – 5 tahun) adalah salah satu fase pendidikan yang dijalani oleh manusia. Masa ini merupakan masa pendidikan yang lebih terfokus pada psikomotor anak serta penanaman akhlaq dan sikap hidup anak didik. Psikologi pendidikan sebagai salah satu cabang ilmu psikologi, memberikan kontribusi penting pada proses pendidikan anak usia dini. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sudah sejak lama bidang psikologi pendidikan telah digunakan sebagai landasan dalam pengembangan teori dan praktek pendidikan dan telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pendidikan, diantaranya terhadap pengembangan kurikulum, sistem pembelajaran dan sistem penilaian.

Teknologi pendidikan keberadaanya sudah cukup lama, yaitu di era pertengahan 1970-an. Namun saat ini masih banyak tenaga pendidik yang kurang begitu memahami apalagi menerapkannya dalam dunia pendidikan. Bahkan tidak dapat dipungkiri, masih banyak orang yang memiliki persepsi yang keliru terhadap disiplin ini. Mereka beranggapan bahwa teknologi pendidikan hanya mengenai televisi, computer atau penggantian peran guru oleh seperangkat teknologi di kelas


B. RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang masalah yang ditulis maka masalah yang timbul dapat diidentifikasi sebagi berikut.
1. Apa yang dimaksud dengan psikologi pendidikan?
2. Apa yang dimaksud dengan pendidikan anak usia dini?
3. Bagaimana peranan psikologi pendidikan pada pendidikan anak usia dini?
4. Dan apakah teknologi berpengaruh terhadap pendidikan ?

BAB II

Pembahasan


A. PSIKOLOGI PENDIDIKAN


Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental.
Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an.) Tetapi, orang di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Setelah itu St. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Descrates (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas—Leibnits, Hobbes, Locke, Kant, dan Hume—memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Wilayah Aplikasi psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. walaupun demikian, belum terbiasanya orang-orang indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah aplikasi ini rancu. misalnya, seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan, atau sebaliknya.

B. Pengertian komputer

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.

Dalam arti seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti "komputer" adalah "yang mengolah informasi" atau "sistem pengolah informasi" Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata "komputer", dan beberapa kata yang berbeda tersebut sekarang disebut disebut sebagai komputer.

Kata computer secara umum pernah dipergunakan untuk mendefiniskan orang yang melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung.

Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.

Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan termininologi komputer.

  • Menurut Hamacher [1], komputer adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.
  • Menurut Blissmer [2], komputer adalah suatu alat elektonik yang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut:
    - menerima input
    - memproses input tadi sesuai dengan programnya
    - menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan
    - menyediakan output dalam bentuk informasi
  • Sedangan Fuori [3] berpendapat bahwa komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasuk perhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia.

Untuk mewujudkan konsepsi komputer sebagai pengolah data untuk menghasilkan suatu informasi, maka diperlukan sistem komputer (computer system) yang elemennya terdiri dari hardware, software dan brainware. Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk kesatuan. Hardware tidak akan berfungsi apabila tanpa software, demikian juga sebaliknya. Dan keduanya tiada bermanfaat apabila tidak ada manusia (brainware) yang mengoperasikan dan mengendalikannya.

  1. Hardware atau Perangkat Keras: peralatan yang secara fisik terlihat dan bisa djamah.
  2. Software atau Perangkat Lunak: program yang berisi instruksi/perintah untuk melakukan pengolahan data.
  3. Brainware: manusia yang mengoperasikan dan mengendalikan sistem komputer.

Penggolongan Komputer

Literatur terbaru tentang komputer melakukan penggolongan komputer berdasarkan tigal hal: data yang diolah, penggunaan, kapasitas/ukurannya, dan generasinya.

Berdasarkan Data Yang Diolah

  1. Komputer Analog
  2. Komputer Digital
  3. Komputer Hybrid

Berdasarkan Penggunannya

  1. Komputer Untuk Tujuan Khusus (Special Purpose Computer)
  2. Komputer Untuk Tujuan Umum (General Purpose Computer)

Berdasarkan Kapasitas dan Ukurannya

  1. Komputer Mikro (Micro Computer)
  2. Komputer Mini (Mini Computer)
  3. Komputer Kecil (Small Computer)
  4. Komputer Menengah (Medium Computer)
  5. Komputer Besar (Large Computer)
  6. Komputer Super (Super Computer)

Berdasarkan Generasinya

  1. Komputer Generasi Pertama (1946-1959)
  2. Komputer Generasi Kedua (1959-1964)
  3. Komputer Generasi Ketiga (1964-1970)
  4. Komputer Generasi Keempat (1979-sekarang)
  5. Komputer Generasi Kelima

C.TEKNOLOGI

Teknologi Informasi adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).



BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Bahwa peranan Teknologi komputer sangat berpengaruh terhadap dunia pendidikan dan bukan hanya dunia pendidikan di usia dewasa di usia dini juga berpengaruh.

Teknologi di pendidikan di gunakan saat miasalnya dalam mengerjakan tugsa sekolah,mencari cari informasi dan lain-lain

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_informasi; di akses 5 Januari 2011

http://kamusilmu.com/?p=81; di akses 5 Januari 2011

http://www.psikologizone.com/topic/komputer-dan-psikologi ; diakses 5 Januari 2011

http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer; di akses 5 Januari 2011

Rabu, 05 Januari 2011

Krugian Stimulasi Otak Tengah

Nama : Edwina Hangganararas

Kelas : 2PA05

NPM : 12509108

Kerugian Stimulasi Otak Tengah

Belahan otak kiri punya fungsi tersendiri. Fungsinya meliputi berpikir: analisis, logika, urutan, detail, angka/tulisan, kata-kata, dll. Sementara belahan otak kanan meliputi fungsi berpikir: kreatif/imajinatif, emosi/perasaan, acak, menyeluruh, gambar, irama/musik, dll. Contoh penggunaan kedua belahan otak itu secara bersamaan adalah ketika seorang ibu mengajarkan nama-nama hari kepada anaknya. Sang ibu tidak hanya menyebut Senin, Selasa, …, Minggu secara datar dengan kata-kata (otak kiri saja) namun sekaligus menyanyikannya dengan irama (otak kanan). Akibatnya, kedua belahan otak digunakan seimbang. Hasilnya, proses belajar menjadi lebih mudah.

Metode lain misalnya, metode asosiasi yang membuat visualisasi (otak kanan) terhadap pelajaran yang akan diingat atau belajar dengan menggunakan mind map. Pembelajaran (kecerdasan) bukan hanya melibatkan bagian otak tertentu saja. Pembelajaran sejati melibatkan sebagian besar otak.

Banyak keuntungan dan manfaat yang dapat kita ambil dalam stimulasi otak tengah, tetapi beberapa penelitian juga menyebutkan ada dampak atau kerugian dalm pemakaian stimulasi otak tengah. Berikut beberapa penelitian dari para ahli.

Sebaliknya penelitian beberapa ahli sudah membuktikan secara ilmiah bahwa aktivasi otak tengah bisa memberikan dampak buruk bagi fungsi organ tubuh, seperti penelitian Musa A. Haxiu & Bryan K. Yamamoto (2002) membuat suatu penelitian otak tengah pada 24 ekor musang jantan. Hasilnya aktivasi otak tengah di daerah periaquaductal gray (PAG) ternyata justru mengakibatkan otot-otot polos pernafasan mengalami relaksasi, sehingga mengganggu pernafasan hewan-hewan tersebut.

Begitu juga dengan penelitian Peter D. Larsen, Sheng Zhong, dkk. (2001) ada beberapa hal yang berubah karena aktivasi otak tengah, misalnya tekanan arteri utama (mean arterial pressure), aliran darah di ginjal (renal blood flow), aliran darah di daerah paha (femoral blood flow), persarafan daerah bawah jantung (Inferior cardiac), persarafan simpatis dan denyut jantung akan makin meningkat, sebaliknya tekanan darah justru turun, aktivitas persarafan di daerah tulang belakang juga turun. Peningkatan tekanan arteri, aliran darah ginjal dan paha tersebut bisa mencapai 328%.

Tulisan Hugo D. Critchley, Peter Taggart dkk. (2005) membuat kita lebih terperangah lagi, karena ternyata induksi lateralisasi pada aktifitasi otak tengah dapat mengakibatkan mental stres, serta berbagai stres lain yang akan memicu gangguan irama jantung dan kematian mendadak (sudden death). Penyebabnya adalah karena tidak seimbangnya dorongan simpatetik persyarafan jantung.

Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran (kecerdasan) bukan hanya melibatkan bagian otak tertentu saja. Tetapi pembelajaran sejati melibatkan sebagian besar otak. Penelitian internasional juga membuktikan bahwa otak tengah mempunyai peranan dalam penyusunan memori yang baru bersama dengan organ hipokampus yang dirangsang oleh kadar dopamin otak. Organ penyusun sistem limbic seperti amigdala, hipokampus, hipotalamus jelas berperan penting dalam penyusunan dan recalling memori. Sistem limbic merupakan sistem control emosi dan hormon sehingga proses belajar dapat dilakukan secara simultan.

Sumber :

Majalah Bahana, Juli 2010

http://blogsyurika.blogspot.com/2011/01/kerugian-dari-stimulasi-otak-tengah.html

Keubtungan Stimulasi Otak Tengah

Nama : Edwina Hangganararas

Kelas : 2PA05

NPM : 12509108

Keuntungan Stimulasi otak Tengah

fungsi otak kiri adalah untuk berpikir nalar, analisa, kemampuan berbahasa dan kemampuan menghitung. Dapat dikatakan juga bertanggung jawab terhadap IQ seseorang. Seseorang dengan kecenderungan otak kiri yang lebih dominan lebih egois, mementingkan diri sendiri, mudah iri hati, sombong dan lain sebagainya.

Sedngkan otak kanan bertanggung jawab dalam emosi, daya intuisi, daya kreasi, kesenian, kemampuan refleksi, daya ingat, kepribadian dan lain sebagainya. Yaitu bertanggung jawab terhadap emosi (EQ). Seseorang dengan kecenderungan otak kanan yang lebih dominan cenderung dapat lebih berperasaan serta kurang kemampuan manajerial.

Pendidikan saat ini kebanyakan lebih mengutamakan otak kiri. Sehingga mengakibatkan banyak orang tidak percaya adanya indera intuisi, daya prediksi dan kemampuan perspektif yang merupakan gejala umum dimana fungsi otak kanan tertekan oleh otak kiri.
Setelah midbrain diaktifkan, menurut dia, fungsi dari otak kanan dan otak kiri dapat berjalan secara seimbang. Otak kiri tidak lagi menekan otak kanan. Kemampuan prediksi, daya ingat, kesenian dan kemampuan refleks tidak hanya menjadi berkembang, tetapi kemampuan manajerial dan pemahaman mereka juga dapat terpelihara.

Orang seperti ini akan lebih memiliki rasa cinta kasih, lebih mencintai orang tua sendiri, termasuk orang yang lebih tua, memiliki kecerdasan dan kerukunan. Memulihkan potensi awal yang semestinya dimiliki oleh umat manusia. GMC menggunakan teknologi komputer yang modern, mengaktifkan midbrain melalui kolaborasi dan kemanjuran musik, audio dan lain sebagainya.

‘’Otak tengah adalah jembatan yang menghubungkan dan menyeimbangkan fungsi otak kiri dan kanan. Dengan mengaktifkannya akan memungkinkan baik otak kiri maupun otak kanan berfungsi dengan optimal. Pengaktifan otak tengah mengembalikan kekuatan otak pada keadaan semula,’’ katanya.

Ia menambahkan metode yang diajarkan aktivasi otak tengah, metode membaca dengan mata tertutup, motivasi dan rahasia sukses, teknik membaca cepat, teknik melatih otak, pemetaan pemikiran, teknik melatih daya ingat, bagaimana menjadi anak baik dan sesi orangtua,’’ imbuhnya. (*)

Genius Mind

Di masyarakat sekarang, terdapat berbagai metode dalam mengaktifkan fungsi dan kemampuan otak. Masing-masing metode memiliki hasil yang berbeda-beda.

GMC menggunakan teknologi komputer yang modern, mengaktifkan midbrain melalui kolaborasi dan kemanjuran musik, audio dan lain sebagainya.

Dengan prinsip ini, dilakukan penelitian terhadap janin dalam kandungan dengan menggunakan musik ‘mozart’. Laporan menyebutkan bahwa setelah bayi lahir, lebih cerdas dan lebih cepat belajar dibandingkan dengan bayi lainnya.
Letak perbedaannya adalah bayi yang telah tumbuh sekarang telah menjadi lebih kuat beberapa kali dari musik mozart. Yang lebih membanggakan adalah metode yang digunakan oleh GMC memiliki tingkat keberhasilan mencapai 80-90 persen.

Manfaat Aktivasi Otak
1. Meningkatkan konsentrasi
2. Meningkatkan daya ingat
3. Meningkatkan kreativitas
4. Lebih cerdik
5. Lebih berbakat
6. Hormon lebih seimbang
7. Membentuk karakter positif
8. Emosi lebih stabil

Rabu, 17 November 2010

Toko Kelontong Om Amat

Nama : Edwina Hangganararas

Kelas :2PA05

NPM :12509108

Peria ini Bernama Amat Naution berusia 44tahun, bermula dari ia merantau karena ia berasal dari Sumatra Utara, ia merantau ke Jakarta Kira-Kira 19 tahun yang lalu, awalnya modalnya hanya sekitar 75 ribu di berjualan baju-baju lalu usahanya itu tersendat-sendat.lalu ia berusaha lagi dengan berjualan makanan, hasiknya sama tidak memuaskan. Dan saat ia sedang jalan-jalan ia pun menemukan rumah yang di sewakan dan harga sewa rumah itupun tak terlalu mahal, lalu dirumah itu ia buka usaha kecil kecilan bersama istrinya, yaitu usaha toko kelontong.Dan di rumah itupun ita tinggal bersama istrinya.

Usahanya ini pun sedikit sedikit bertambah pesat, karena di daerah rumahnya masi sedikit sekali toko kelontong pada saat itu,Usahanya pun juga mengalami pasang surut kadang-kadang tidak balik modal,alasannya karena pelanggannya ada yang berhutanglah. Tetapi ia tatap tekun dengan usahanya itu.

Toko ini lama kelamaan di kenal dengan toko AMAT karena pemiliknya bernama Amat, dan usaha om Amat ini makin maju, bahkan ia mampu membeli mobil,motor dan satu rumah untuk dia tinggal berasama anak dan istrinya karena ia tinggal sebelumnya ditoko itu,dan bahkan ia memperkerjakan orang-orang dari kampungnya utuk menjaga tokonya itu,jadi setiap orang yang menjaga tokonya itu di kontrak 5 tahun setelah 5 tahun akan di berikan modal usaha untuk membuat toko atau apalah ,tetapi tetap oarang yang menjaga tokonya itu di beri gaji setiap bulannya.

Dan sekerang toko om Amat sudah sukses dan dia buka tokonya bukan hanya satu tetapi mau tiga.

Rabu, 03 November 2010

maling helem


ini adalah gambar saat kampus di datangi maling helem,kejadian nya pada hari sabtu tanggal 30 oktober tepatnya saya kurang tau jam berapa, tiba tiba saat saya keluar kelas sudah ramai sekali gerbang kmpus,maling itu di pukuli oleh masa,lalu di introgasi oleh polisi di pos satpam, lalu maling itu di bawa dengan anngkot biru,lalu di bawa ke polsek.